GRESIK || SUARAGIRIPOST.COM–
Dalam upaya mempercepat akselerasi pembangunan dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Kodim 0817/Gresik resmi meluncurkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Pemda Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Rabu (22/04/2026).
​Pantauan tim di lokasi, kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat teras, di antaranya Kasrem 084/BJ Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.
​Fokus Pembangunan di Desa Slempit
​Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, dalam amanatnya menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis lintas sektoral. Fokus utama TMMD kali ini diarahkan ke Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, yang akan berlangsung mulai 22 April hingga 22 Mei 2026.
​”TMMD adalah solusi nyata dalam mempercepat pembangunan di pelosok nusantara. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi instansi,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Bupati, saat membuka acara secara resmi.
Sasaran Fisik dan Non-Fisik yang Masif
​Dalam laporan kesiapan yang dibacakan oleh Pasiter Kodim 0817/Gresik, Kapten Inf Iwan, terungkap sejumlah agenda besar yang akan dieksekusi, antara lain:
• ​Sasaran Fisik: Pengecoran jalan, pengaspalan Jalan Poros Desa (JPD), pengecoran Jalan Usaha Tani (JUT), normalisasi waduk, perbaikan pintu dam, hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
• ​Sasaran Non-Fisik: Penyuluhan bela negara, program penanganan stunting, penghijauan, serta penguatan ketahanan pangan demi meningkatkan kualitas SDM masyarakat setempat.
​Kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai Kekuatan Nasional
​Upacara yang diikuti sekitar 200 personel gabungan dari unsur TNI (Yonif 500/R, Arhanudse 8, Pasmar 2, Zipur 5, Lanud Muljono), Polri, Satpol PP, hingga Pramuka ini diakhiri dengan penandatanganan naskah serah terima proyek dan penyerahan simbolis alat kerja serta bibit tanaman.
Secara terpisah, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari selaku penanggung jawab kegiatan menyatakan bahwa seluruh rangkaian upacara berjalan tertib dan lancar. Program ini merupakan komitmen TNI dalam mengimplementasikan Sapta Marga untuk mengatasi kesulitan rakyat di wilayah.
​Dengan dimulainya TMMD ke-128 ini, diharapkan hasil pembangunan nantinya dapat dijaga oleh masyarakat sebagai aset berharga demi peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik.
​Reporter: Tim Investigasi
Editor: Redaksi
