GRESIK || SUARAGIRIPOST.COM–
Tabir gelap yang menyelimuti proses penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, akhirnya terbongkar dalam rapat kerja (Hearing) panas yang digelar di ruang Komisi I DPRD Kabupaten Gresik. Polemik yang sempat memicu mosi tidak percaya dari masyarakat ini berakhir dengan keputusan telak: Uji Kompetensi Ulang!
​Aroma Ketidakpastian Hukum
​Investigasi tim di lapangan mencium adanya ketidaksiapan mental dan pemahaman regulasi dari pihak panitia penyelenggara. Drama dimulai saat peserta dengan raihan nilai tertinggi secara mengejutkan memilih mundur dari gelanggang. Alih-alih memberikan kepastian, mundurnya sang juara justru menciptakan “lubang hitam” hukum akibat tafsir aturan yang tumpang tindih.
​
Legislator Meradang: “Ini Lemahnya Literasi Regulasi!”
​Komisi I DPRD Gresik selaku garda terdepan pengawasan pemerintahan tidak tinggal diam. Dalam forum tersebut, para wakil rakyat menyoroti tajam betapa rapuhnya penguasaan panitia terhadap Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang berlaku.
​“Jangan jadikan jabatan perangkat desa sebagai komoditas yang bisa dipermainkan karena ketidaktahuan aturan. Jika tafsirnya saja sudah simpang siur, bagaimana bisa menghasilkan pelayan publik yang kredibel?” tegas salah satu pimpinan rapat dengan nada tinggi.
​Keputusan Final: Demi Keadilan, Tes Harus Diulang!
​Setelah melalui perdebatan alot dan kajian mendalam, Komisi I DPRD Gresik menjatuhkan rekomendasi yang tak bisa ditawar lagi:
• ​Penyelenggaraan Tes Ulang bagi para kandidat untuk menjamin transparansi.
• ​Audit Kinerja Panitia agar kesalahan serupa tidak menjalar ke desa-desa lain.
• ​Pendampingan Ketat dari DPMD guna memastikan proses berjalan sesuai koridor hukum yang sah.
​Pantauan Investigasi
​Keputusan tes ulang ini disambut beragam oleh masyarakat. Namun, bagi para pencari keadilan, ini adalah angin segar di tengah sesaknya aroma nepotisme dan ketidakprofesionalan.
SOROTAN REDAKSI:
• ​Siapa yang bermain?
• ​Mengapa regulasi dasar bisa disalahartikan?
• ​Siapkah panitia menjalankan tes ulang yang jujur dan adil?
Redaksi akan terus mengawal jalannya tes ulang ini hingga pelantikan dilakukan, demi memastikan tidak ada lagi “permainan di bawah meja”.
LAPORAN: Tim Investigasi
EDITOR: REDAKSI
