GRESIK || SUARAGIRIPOST.COM –
Sebuah insiden tragis menimpa seorang pemancing di area tambak kawasan Dusun Putat Lor, Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Korban dilaporkan tenggelam dan menghembuskan napas terakhirnya saat berusaha menyelamatkan joran pancing miliknya yang diseret ikan ke tengah tambak berkedalaman ekstrem.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, peristiwa bermula ketika korban, Subandi (40), warga Dusun Krajan, Desa Menganti, sedang asyik memancing bersama rekannya, Husen (31), di tambak milik H. Komari (60).
Nahas, saat saksi Husen sedang menjalankan ibadah salat Zuhur dan memasuki rakaat kedua, joran pancing milik korban mendadak disambar ikan hingga terseret ke area tengah tambak. Tanpa berpikir panjang, korban langsung melompat ke dalam air untuk mengejar pancingnya.
Mendengar suara kepakan air dan teriakan korban, saksi Husen seketika membatalkan salatnya untuk memberikan pertolongan. Saksi sempat menceburkan diri ke tambak, namun mengurungkan niat dan kembali naik ke daratan lantaran kedalaman air tambak yang diperkirakan mencapai ±7 meter.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, membenarkan adanya insiden maut tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media. Pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan di mana pun berada.
”Musibah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Mulailah dari diri sendiri untuk terus waspada, jaga diri, dan selalu berhati-hati saat beraktivitas, khususnya di lokasi-lokasi rawan seperti perairan,” tegas AKP Arif Rahman.
Saat ini, laporan sementara penanganan lokasi kejadian perkara (TKP) telah ditangani oleh jajaran Polsek Menganti guna pendataan dan proses lebih lanjut.
Berikut ini Tambahan Update lengkapnya:
POLSEK MENGANTI
_Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh_
Kepada :
Yth. Kapolres Gresik.
Dari :
Kapolsek Menganti
Tembusan :
1. Wakapolres Gresik.
2. Kabag Ops Res Gresik.
3. Kasat Reskrim Res Gresik.
4. Kasat Intelkam
5. PJU Res Gresik.
Mohon ijin komandan melaporkan kejadian adanya mati tenggelam.
1.DASAR:
Laporan informasi masyarakat hari Kamis tanggal 20 Agustus 2026, di terima jam 13.00 Wib.
2.WAKTU KEJADIAN dan TKP :
Pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2026 sekira jam 12.00 Wib di tambak milik H. Nur Qomari alamat Dsn. Putatlor Ds. Putatlor Kec. Menganti Kab Gresik.
3.KORBAN :
– Suwandi, 45 th, alamat Dsn. Krajan Rt. 020 Rw. 006 Ds. Menganti Kec. Menganti Kab Gresik
4.SAKSI-SAKSI :
– Hendro wijarko, 46 th, alamat Perum menganti permata indah Blok I No 10 Ds. Putat Menganti Gresik.
– Ahmad Husen, 33 th, alamat Dsn Karang Turi Rt. 026 Rw. 008 Ds. Menganti Kec Menganti Kab Gresik.
5.PETUGAS YG DATANG KE TKP :
1. AKP ARIF RAHMAN, S.Tr.K.S.I.K. (Kapolsek Menganti)
2. AIPTU TRI WIDODO (Kanit Reskrim)
3. AIPTU AWANG
4. AIPDA SOLIKAN
5. AIPDA WAHYU AS
7. BRIPKA HARIS
6.TINDAKAN YG TELAH DI LAKUKAN :
• Mendatangi TKP
• Dokumentasi TKP
• Mencari data korban
• Riksa Saksi – saksi
• Mengamankan TKP
• Menghubungi BPBD
• Menghubungi Pol Airud
• Bantuan dari TNI – AL
7.KRONOLOGIS KEJADIAN :
Pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2026 sekira jam 13.00 Wib petugas piket mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya kejadian orang tenggelam, jam 10.00 wib sewaktu almarhum bersama saksi memancing di tambak milik. H. Komari alamat Dsn. Putat lor Ds. Putatlor Kec. Menganti Kab. Gresik, sekira pukul 12.00 wib almarhum akan melaksanak sholat bersama saksi menjalankan sholat duhur, namun almarhum melihat pancingnya di sambar ikan dan setik pancing terseret ke tengah almarhum langsung lompat mengejar setik pancing tersebut, saksi saat itu menjalankan sholat duhur terdengar suara minta tolong saksi mencoba menolong akan tetapi almarhum sudah tenggelam mencoba menyelam tidak menemukan selanjutnya saksi naik ke tanggul kemudian meminta tolong ke warga sekitar dan menghubungi Polsek Menganti, selanjutnya dilakukan pencarian oleh BPBD, Pol AIRUD dan TNI – AL pukul 17.00 wib masih dilakukan pencarian.
8. CATATAN.
• Almarhum menurut keterangan keluarga hobi memancing dan sudah beberapa kali diperingatkan untuk tidak memancing tidak pernah diperhatikan.
• Tambak milik H. NUR QOMARI lebar ± 70 M dan Panjang ± 150 M kedalaman ± 7M
• Keterangan keluarga almarhum tidak memiliki riwayat sakit.
Wasalam’mualaikum Warohmatuallahi Wabarokatuh.
DUMM
KAPOLSEK MENGANTI
AKP ARIF RAHMAN, S.Tr.K.S.I.K.
POLRES GRESIK
JADILAH ANGGOTA POLRI YANG BISA MERASA, BUKAN MERASA BISA
LAYANI MASYARAKAT DENGAN HATI
(SENYUM, SAPA, SALAM)
Aa / Redaksi
